Sejarah Bekam

Sejarah Bekam (Hijamah)

Bekam (Hijamah) sudah dikenal sejak zaman purba, yaitu sejak kerajaan sumeria, kemudian terus berkembang sampai Babilonia, mesir, saba dan Persia. Dalam ilmu kedokteran islam, hijamah dipraktekan secara hati-hati, yaitu hanya dilakukan pada kasus pembekuan/penyumbatan dalam pembuluh darah, karena fungsi hijamah sesungguhnya adalah untuk mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh/badan.
Darah kotor (toksid) yang berada didalam tubuh/badan manusia berasal dari : Pencemaran udara, Makanan siap saji, Hasil pertanian, Kebiasaan buruk & Obat-obatan kimia.
Melihat asal toksid tersebut, maka betapa kritisnya kondisi lingkungan kita. Sewaktu- waktu bisa saja kita atau keluarga dapat menjadi korban toksinasi. Untuk mengetahuinya ada baiknya kita mengenal lebih dahulu gejala akibat toksinasi :
1. orang terjangkit toxid, biasanya pada usia muda dan sudah mengalami penyakit degeneratif, contohnya; kanker, kencing manis, hipertensi, gagal ginjal
2. terjadinya kerusakan sel spermatozoid dan sel telur(ovum), sehingga tidak subur/mandul
3. meurunnya tingkat kecerdasan, pelupa, kurang konsentrasi
4. terjadinya pengendapan toksid didalam usus, hati, ginjal, serta jantung dan saluran darah
5. meningkatnya depresi, stress
6. mikroba positif(probiotik) dalam tubuh akan musnah dan merusak system pencernaan
7. menurunnya sistem imunitas(kekebalan)tubuh

Nabi Muhamad SAW merupakan insan yang pertama dibekam para malaikat dengan perintah Allah SWT sebelum Isra’ dan mi’raj.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s