Prinsip Herbal

Herbal: bahan alami yang digunakan sebagai bahan pengobatan. Menggunakan bahan-bahan dari tumbuhan herba dalam bentuk alami.
Tidak menggunakan bahan isolasi, bahan kimia sintetik atau obat-obatan psikotropika (drug).

Keseimbangan dan kepelbagaian bahan kimia dalam tumbuh-tumbuhan (fitokimia)- menghasilkan aktiviti yang luas di dalam tubuh.Obat herba adalah dihasilkan oleh alam dan ia lebih mudah untuk diterima oleh sistem tubuh kita dibanding dengan obat sintetik.

Kepekatan bahan aktif tumbuhan adalah rendah dan menjadi semakin cair apabila persediaan obat dibuat dan kepekatan yang rendah ini bisa diterima oleh tubuh tanpa gejala keracunan
contoh 40 jenis bahan aktif dalam sesuatu herba adalah lebih baik diambil dalam bentuk alami dibanding pengekstrakan bahan aktif tersebut secara buatan/sintetik.
herba juga ditampilkan dalam bentuk SINERGI untuk meningkatkan potensi ramuan tersebut. Herbalogi menampilkan pendekatan holistik iaitu sesuatu bahagian tubuh yang tidak berfungsi menyebabkan ketidakseimbangan bagian tubuh yang lain. Jika tubuh tidak mampu melakukan keseimbangan maka hal inilah yang akan menyebabkan timbulnya

penyakit.

Tujuan penggunaan herba ialah untuk mengembalikan keseimbangan tubuh dan bukan sekedar untuk menghilangkan gejala penyakit (sympthomatic treatment)
Pembagian herba menurut Ibnu Sina menurut teori 4 unsur (Panas, Dingin, Kering & Lembab):

• Herba aromatik (Panas dan Kering, materi: Api)
• Herba ‘astrigent’(kelat) (Dingin dan Kering, Materi: Tanah)
• Herba pahit (Panas dan Basah, materi: angin/udara)
• Herba diuretik (Dingin dan basah, Materi:air)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s