Habbatusauda

“Sesungguhnya didalam Habbatusauda (jintan Hitam) terdapat penyembuh bagi segala macam penyakit, kecuali Kematian” (HR Bukhari & Muslim).

Habbatussauda adalah sejenis tumbuhan berupa rumput kecil yang banyak tumbuh di daerah gurun dan di kawasan Mediterrania. Memiliki batang yang tingginya lebih kurang 15 cm, memiliki kelopak bunga berwarna kebiruan dan didalamnya terdapat biji-bijian berwarna hitam sebesar 3mm yang disebut Habbatussauda.

Nama biologi dari tumbuhan ini adalah Nigella Sativa. Dikenal juga sebagai “black cumin” dalam bahasa Inggeris dan “jinten hitam” dalam bahasa Indonesia. Para pakar kesehatan sepakat mengagumi kandungan dan khasiat Habba Sauda. Kandungan yang terdapat dalam Habba Sauda antara lain: nigellone, thymoquinone, dan fixed oils. Habbatussauda telah digunakan secara luas sebagai obat dari berjenis penyakit selama lebih dari 2000 tahun yang lalu.

Jintan hitam (Habbatussauda’) memiliki khasiat sebagai berikut:

1. Meningkatkan sisitem imum: Meningkatkan jumlah sel-sel T yang baik untuk meningkatkan sel-sel pembunuh alami. Efektivitasnya hingga 72% jika dibandingkan dengan plasebo hanya 7%. Dengan demikian, mengkonsumsi habbatussauda’ dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
2. Meningkatkan daya ingat, konsentrasi, dan kewaspadaan. Dengan kandungan asam linoleat (omega 6) dan asam linoleat (omega 3), Habbatussauda merupakan nutrisi bagi sel otak untuk meningkatkan daya ingat dan kecerdasan. Habbatussaudaâ juga memperbaiki mikro
(peredaran darah) ke otak dan sangat cocok diberikan kepada anak usia pertumbuhan dan lansia.
3. Meningkatkan bioaktivitas hormon. Hormon adalah zat aktif yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin yang masuk dalam peredaran darah. Dalam tubuh manusia terdapat berbagai jenis hormon di ataranya hormon reproduksi yang berhubungan dengan gairah seksual. Salah satu kandungan Habbatussauda adalah setrol yang berfungsi sebagai sintesa dan bioaktivitas hormon.
4. Menetralkan racun dalam tubuh. Racun dapat menganggu metabolisme dan menurunkan fungsi organ penting seperti hati, paru-paru dan otak. Gejala ringan keracunan dapat berupa diare, muntah, pusing, gangguan pernapasan dan menurunkan daya konsentrasi. Habbatussaudaâ mengandung saponin yang dapat menetralkan dan membersihkan racun dalam tubuh.
5. Mengatasi gangguan tidur dan stress. Sapion yang terdapat pada Habbatussaudaâ mempunyai fungsi seperti kortikosteroid yang dapat mempengaruhi karbohidrat, protein dan lemak serta mempengaruhi fungsi jantung, ginjal, otot tubuh dan syaraf. Sapion berfungsi untuk mempertahankan diri dari perubahan lingkungan, gangguan tidur dan dapat menghilangkan stress.
6. Anti histamin. Histamin adalah sebuah zat yang dilepaskan oleh jaringan tubuh yang memberikan reaksi alergi seperti pada asthma bronkial. Minyak yang dibuat dari Habbatussauda’ dapat mengisolasi dithimoquinone.Minyak ini sering disebut nigellone yang berasal dari volatile nigella. Pemberian minyak ini berdampak positif terhadap penderta asthma bronkial.
7. Penelitian yang dilakukan oleh Nirmal Chakravaty MD pada tahun 1993 membuktikan kristal dari negelone memberi efek suppresive. Kristal-kristal ini dapat menghambat protemkinasi C, sebuah zat yang memicu pelepasan histamin.
8. Penelitian lain juga membuktikan hal serupa. Kali ini dilakukan oleh Dr. Med. Peter Schleincher, ahli immonologi dari Universitas Munich. Yang melakukan pengujian terhadap 600 orang yang menderita alergi. Hasilnya cukup meyakinkan, 70 % yang menderita alergi debu, serbuk, jerawat dan asthma sembuh setelah diberi minyak nigella (Habbatussaudaâ). Dalam prakteknya Dr. Schleincher memberi resep Habbatussaudaâ ke pasiennya yang menderita influenza.
9. Memperbaiki saluran pencernaan dan anti bakteri. Habbatussaudaâ mengandung minyak atsiri dari minyak volatif yang telah diketahui manfaatnya untuk memperbaiki pencernaan. Secara tradisional minyak atsiri digunakan untuk obat diare. Pada tahun 1992, Jurnal Farmasi Pakistan membuat hasil penelitian yang membuktikan minyak volatile lebih ampuh membunuh strain bakteri V Cholera dan E Coli dibandingkan dengan antibiotik seperti ampicilin dan tetrasiklin.
10. Melancarkan air susu ibu. Kombinasi bagian lemak tidak jenuh dan struktur hormonoal yang terdapat dalam minyak Habbatussaudaâdapat melancarkan air susu ibu. Penelitian ini kemudian dimuat dalam literatur penelitian Universitas Potchetstroom tahun 1989.
11. Tambahan nutrisi pada ibu hamil dan balita. Pada masa pertumbuhan, anak membutuhkan nutrusi untuk meningkatkan isstem kekebalan tubuh secara alami, terutama pada musim hujan anak sangat mudah terkena flu dan pilek. Kandungan Omega 3, Omega 6 dan Omega 9 yang terdapat pada Habbatussaudaâ merupakan nutrisi yang membantu perkembangan jaringan otak.
12. Meremajakan sel-sel kulit dan menunda proses penuaan. Kulit merupakan salah satu organ tubuh terluar yang penting. Fungsinya melindungi tubuh dari benturan fisik, kuman dan jamur. Habbatussaudaâ sangat baik untuk menjaga kelembaban, kehalusan dan keremajaan kulit.
13. Nutrisi bagi lansia dan food suplement. Kaya akan kandungan nutrisi sebagai tambahan energi sangat ideal untuk orang yang berusia lanjut, terutama untuk menjaga daya tahan tubuh dan revitalitas sel otak agar tidak cepat pikun. Habbatussaudaâ mengandung 15 macam asam animo penyusun isi protein termasuk di dalamnya 9 asam amino esensial. Asam amino tidak dapat diproduksi oleh tubuh dalam jumlah yang cukup, oleh karena itu harus diperoleh dari makanan.
14. Baru-Baru ini sedang dilakukan penelitian di jepang dan Amerika mengenai pengaruh ekstrak minyak jintan hitam terhadap beberapa penyakit yang belum ditemukan obatnya diantaranya HIV/AIDS & Leukimia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s